Ginjal berfungsi untuk mengatur jumlah air di dalam tubuh agar sesuai dengan kebutuhan. Jika air dalam tubuh berlebih, maka ginjal akan mengeluarkan air lebih banyak. Jika kekurangan akan ditahan. Selain itu, ginjal juga berfungsi untuk mengeluarkan racun yang diproduksi tubuh.
Kadar kreatinin dalam darah sebenarnya dapat dikondisikan. Jika Anda kurang mengkonsumsi air putih dan kadar kreatinin naik, maka ada gangguan di dalam ginjal. Menurut Prof. DR. Dr. Endang Susalit, SpPD, KGH, kepala divisi Ginjal Hipertensi FKUI/RSCM, setiap laboratorium memiliki standar tersendiri. Selain itu, juga harus dilakukan pemeriksaan darah. Kalau hanya ingin melihat apakah ginjal normal atau tidak, Anda cukup memeriksa urin secara rutin di rumah sakit atau poliklinik.
Warna urin tidak dapat dijadikan patokan karena terkadang menipu, ujar Endang, hal tersebut terkait dengan banyaknya Anda mengkonsumsi air minum. JIka Anda minum banyak, maka urin berwarna jernih. Begitu pula sebaliknya.
Ginjal yang terganggu dapat menyebabkan penyakit pada ginjal dan di luar ginjal, yang seringkali menjadi sebab terganggunya fungsi ginjal.Misalnya: Diabetes, batu ginjal, dan lain sebagainya. Terganggunya fungsi ginjal juga berdampak pada semua sistem dalam tubuh, darah berkurang, kulit gatal, pencernaan terganggu sehingga mengakibatkan mual, muntah, tidak dapat makan, serta paru tertimbun air karena air tidak dapat keluar.
Yuk, lakukan tes urin secara rutin setiap 6 bulan atau 1 tahun untuk mengetahui kadar kreatinin dalam tubuh.
No comments:
Post a Comment